PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiBiopsikologi

Asam Homovanilat (HVA)

homovanillic acid (HVA)

Ringkasan Singkat

Produk akhir dari pemecahan neurotransmiter dopamin dalam tubuh yang levelnya sering menurun pada penderita penyakit Parkinson.

Asam homovanilat (HVA) adalah metabolit atau produk akhir dari katabolisme (pemecahan) neurotransmiter dopamin. Zat ini diproduksi melalui kerja enzim katekol-O-metiltransferase (COMT) pada asam 3,4-dihidroksifenilasetat (DOPAC) atau oleh kerja enzim aldehida dehidrogenase pada 3-metoksi-4-hidroksifenilasetaldehida (MHPA). Kadar HVA dalam cairan serebrospinal sering digunakan sebagai indikator aktivitas dopamin di otak.

Dalam konteks klinis, kadar asam homovanilat biasanya ditemukan menurun pada individu dengan penyakit Parkinson, yang mencerminkan kekurangan dopamin. Sebaliknya, kadar HVA yang tidak normal juga sering dipelajari dalam penelitian mengenai skizofrenia dan gangguan mood lainnya untuk memahami ketidakseimbangan sistem dopaminergik. Hal ini menjadikannya variabel penting dalam neuropsikologi dan biologi psikiatri.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Cooper, J. R., Bloom, F. E., & Roth, R. H. (2003). The Biochemical Basis of Neuropharmacology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback